Tari Piring

Dengan  suara ensambel talempong yang dinamis. Tiga pasang penari memasuki panggung. Kedua belah tangan penari-penari membawa piring. Pola-pola lantai yang diambil dari gerakan-gerakan pencak diperagakan.

Bentuk penyajian tari piring ini dilakukan secara pasangan maupun kelompok dengan ragam gerakan yang sifatnya cepat dan dinamis serta diselingi bunyi piring berdentik yang dibawa oleh para penari. Biasanya tarian ini berdurasi tujuh menit dan  diiringi dengan musik tradisional dan dibawakan dengan apik, tarian ini banyak menggambarkan kegembiraan, kebersamaan, kesejahteraan,dan kemakmuran rakyat Minangkabau.

Ternyata, dalam khazanah kebudayaan Minang, tarian tersebut memiliki fungsi spiritual yang berarti “pemujaan” terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen. Tari ini sudah hidup subur diwilayah pesisir selatan dan Sumatra Barat.

Tari Piring

Tari Piring dari  Sumatera Barat (Minangkabau) sangat digemari pihak luar negeri. Karenanya, bila pernah tampil di suatu tempat, maka biasanya akan ada undangan lain yang menyusul untuk tampil di lokasi yang sama.
Hal yang menyebabkan tari Minang digemari pihak asing, adalah gerakannya yang enerjik,  bersemangat, aktraktif, dinamis serta  gerakan  yang tidak monoton menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.

Diambil dari beberapa sumber…

Tari Piring
Tari Piring

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s